Pernah jadi Paskibraka 2015, penjual ikan ini punya cita-cita mulia

Langkah Hemat Pererat Pertemanan dengan JalanJalan Siapa katakan anak yang kurang dapat tidak dapat tunjukkan prestasi yang membanggakan. Malah umumnya dari mereka dapat merubah halangan jadi tantangan yang perlu dilewati. Seperti yang dikerjakan oleh Ricky Satria Pratama yang masihlah berumur 18 th., seseorang penjual ikan yang pernah jadi pasukan Paskibraka di Istana Merdeka. Ricky yaitu siswa SMA Negeri 1 Seunagan, Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Besar di keluarga kurang dapat bikin Ricky mesti membanting tulang untuk menolong ke-2 orangtuanya yaitu dengan jadi penjual ikan keliling memakai becak. Tidak mainmain, tiap-tiap pulang sekolah Ricky mengendarai becak mesinnya menjual ikan sampai keempat kecamatan. Kecamatan itu mencakup Seunagan, Sukai Makmur, Seunagan Timur serta Beutong dan Kabupaten Nagan Raya. Bapak Ricky yaitu seseorang prajurit TNI berpangkat Sertu bernama Amilin serta mengemban pekerjaan jadi Babinsa di Nagan Raya. Tetapi Ricky tidak tinggal berbarengan dengan ke-2 orangtuanya yang sudah berpisah. Berbarengan sang adik bernama Anjeli Dwita yang masihlah kelas 2 SMP, ia tinggal berbarengan dengan neneknya. Sebagai anak pertama Ricky tidak menginginkan cuma berpangku tangan memercayakan sang bapak, malah ia mempunyai kemauan mulia untuk mengurangi beban keluarga. Bermodal jual ikan, Ricky dapat mengantongi pendapatan pada Rp 30 ribu sampai 60 ribu. Prestasi membanggakan Ricky sebagai Paskibraka tingkat nasional asal Aceh juga dirasa oleh Nadilla Tasya Aprilia. siswi SMA Negeri 1 Kota Langsa yang berumur 16 th.. Keduanya sukses mewakili Aceh jadi pasukan Paskibraka di Jakarta dari keseluruhnya kandidat yang sejumlah 70 orang pada bln. Juli th. lantas. Pengalaman jadi anggota Paskibraka Nasional bikin Ricky serta Nadilla mempunyai citacita mulia untuk masuk ke dunia militer. Ricky umpamanya, menginginkan melakukan karier yang tambah baik dari sang bapak dengan berhimpun dalam Akademi Militer (Akmil). Disamping itu Nadilla nyatanya juga mempunyai citacita yang sama yaitu masuk Akademi Polisi (Akpol). Dunia militer seakan sudah mengambil hati Ricky serta Nadilla untuk meneruskan karier mereka sesudah lulus SMA kelak. Keduanya samasama sudah melakukan kursus ala militer yang disiplin serta bikin mereka mempunyai motivasi besar. Datang dari keluarga yang kurang ada nyatanya sekalipun bukanlah rintangan untuk cetak prestasi gemilang di kancah nasional. Usaha serta usaha keras dapat dibuktikan dapat membawa Ricky serta Nadilla jadi siswa yang membanggakan untuk orang-tua dan daerah asal mereka.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s